TUKIJO MASIH DISANDERA POLISI: PESANAN PEGUSAHA TAMBANG.

Posted on May 3, 2011

7


Tukijo, Petani Pejuang Penolakan Tambang Besi Kulon Progo

Tukijo, Petani Pejuang Penolakan Tambang Besi Kulon Progo

BEBASKAN TUKIJO DARI PENYANDERAAN POLISI !

Tukijo, petani pejuang penolakan tambang pasir besi di pesisir Kulon Progo, telah ditipu dan diculik secara terencana oleh Polisi untuk memenuhi kepentingan industri, pada Minggu 1 Mei 2011 pukul 11.00 WIB. Hingga saat ini, Tukijo yang diculik oleh Polisi dengan dalih penangkapan itu belum dikembalikan sebagaimana batas waktu yang ditentukan oleh UU No 8 Tahun 1981 tentang KUHAP yaitu 24 jam (pasal 19).

Penculikan itu sama sekali tidak layak disebut sebagai penangkapan karena Polisi tidak memenuhi kewajibannya sebagai penyidik yang diatur oleh KUHAP antara lain:

1.    Perintah penangkapan dilakukan terhadap seorang yang diduga keras melakukan tindak pidana berdasarkan bukti permulaan yang cukup (Pasal 17)

2.    Pelaksanaan tugas penangkapan. Dilakukan oleh petugas kepolisian negara Republik Indonesia dengan memperlihatkan surat tugas serta memberikan kepada tersangka surat perintah penangkapan yang mencantumkan identitas tersangka dan menyebutkan alasan penangkapan serta uraian singkat perkara kejahatan yang dipersangkakan serta tempat ia diperiksa (Pasal 18 ayat 1)

  1. Tembusan surat perintah penangkapan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) harus diberikan kepada keluarganya segera setelah penangkapan dilakukan (Pasal 18 ayat 3)

Tukijo dituduh telah melakukan penyanderaan oleh PT JMI terhadap 7 orang karyawannya ketika ketujuh karyawan tersebut diperingatkan dan dinasehati tanpa kekerasan oleh masyarakat pesisir untuk menjaga keselamatannya dengan cara tidak melewati jalan yang disepakati sebelumnya bukan sebagai jalur transportasi kaki tangan PT JMI karena jalur tersebut adalah kawasan rawan konflik. Akan tetapi, mereka sengaja melakukan pelanggaran atas kesepakatan itu berulang kali, dan wajar bila diperingatkan agar tidak terjadi kerusuhan. Tampaknya PT JMI mengambil kesempatan ini untuk merampas kemerdekaan dan HAM masyarakat pesisir melalui tangan aparat negara dengan pemutarbalikan fakta dan penculikan.

Adalah hak Tukijo dan setiap orang untuk tidak bersedia memberikan keterangan yang menjebak dirinya sebagai tersangka atau terdakwa atas perbuatan yang sama sekali tidak dilakukannya, dan menjadi hak bagi Tukijo dan setiap orang untuk bebas setelah ditahan Polisi selama 24 jam tanpa bukti dan diperiksa selama 21 hari tanpa hasil. Kini, setelah melakukan penculikan, Polisi melakukan penyanderaan terhadap Tukijo demi terkabulnya tuntutan PT JMI, sungguh merupakan perilaku yang tidak berbeda dengan pembajakan terhadap kehidupan rakyat yang memberi mereka makan.

Bebaskan dan kembalikan Tukijo demi tegaknya hukum dan keamanan pesisir Kulon Progo !

Bertani atau mati, tolak tambang besi !!

3 Mei 2011

Paguyuban Petani Lahan Pantai Kulon Progo